Orthio, Calon Dosen yang Hafidz

Mumun Moon (Scholarship Management Surabaya)

 

“Kak, saya tidak semangat sekolah, guru kami mengatai kami sebagai kaum coro (kecoak),” kata salah satu anak juara pada pembinaan rutin yang saya pegang. Saya terkejut, bisa-bisanya seorang guru mengatakan seperti itu pada anak didik mereka. Seperti apapun kondisi anak didik mereka, tidak seharusnya mereka melontarkan kalimat kejam seperti itu. Bagaimanapun kondisi anak, mereka juga calon generasi penerus bangsa yang juga memiliki cita-cita dan impian.

Ada banyak anak juara yang saya temukan mereka memiliki impian yang tinggi dan bersemangat mengejar cita-citanya. Di Surabaya, ada anak juara yang bernama Orthio Rizki Pratama, anak pertama dari dua bersaudara. Remaja shalih dan pintar ini sudah tergabung menjadi anak juara Rumah Zakat sejak kelas V SD di wilayah Sukomanunggal Surabaya, kurang lebih tujuh tahun lalu.

Dia berasal dari keluarga sederhana, ibunya bekerja sebagai buruh pabrik, bapaknya tidak bekerja, baru saja kembali setelah sekian lama pergi meninggalkan keluarga tanpa memberikan nafkah. Dia punya adik perempuan yang saat ini sedang menempuh pendidikan di bangku SMA. Kehidupan sehari-hari mereka ditopang oleh ibunya yang bekerja sebagai buruh pabrik.

“Alhamdulillah…walaupun banyak keterbatasan, tapi saya bersyukur karena banyak sekali kemudahan yang Allah berikan pada saya, sehingga hati saya tenang dalam menjalani hidup, saya merasakan kasih sayang Allah begitu dekat, saya sangat bersyukur,” ujar Orthio sambil tersenyum.

Orthio anak yang cerdas, pintar, shalih, dan optimis menyambut masa depan. Dia aktif mengikuti organisasi, olimpiade, dan juga aktif mengikuti pembinaan rutin Rumah Zakat, hafalan Qur’annya bagus dan ibadahnya teratur. Dia pribadi yang sabar dan penuh syukur. Tinggal di satu rumah sederhana, dan bahkan kamar Orthio jadi satu dengan dapur, tapi dia tidak mengeluh dan tetap bersyukur.

Sejak di bangku SD, Orthio aktif mengikuti lomba-lomba. Di bangku SD Orthio pernah meraih juara pada Olimpiade Matematika se Surabaya-Sidoarjo. Hingga SMP dan SMA Orthio terus aktif mengikuti lomba-lomba, kuis fisika UNAIR, lomba di FKG UNAIR, lomba di Teknik Fisika ITS, Olimpiade Matematika di ITS, dsb.  Selain itu Orthio juga aktif di organisasi RANJAU (Organisasi Remaja Anti Narkoba) dan aktif di SKI sebagai koordinator takmir masjid.

“Saya aktif di organisasi ini karena saya ingin membentengi diri dari hal-hal yang tidak baik, ingin menjaga diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat. Remaja sekarang juga kebanyakan pintar di akademiknya tapi melupakan agama mereka. Saya berharap dengan aktif di SKI saya bisa menyeimbangkan antara kehidupan dunia dan kehidupan akhirat. Saya sama teman-teman juga inisiatif adakan kegiatan ngaji bareng mengkaji tentang Al Qur’an, belajar agama lebih dalam lagi, ngajak teman-teman yang lain, Alhamdulillah banyak yang berminat,” ujar Orthio.

Sejak kelas I SMA Orthio menyampaikan pada koordinator wilayah anak juara Sukomanunggal bahwa dia ingin mandiri tinggal di asrama bersama anak juara yang lain. Pada akhirnya Orthio mulai tinggal di asrama bersama 2 anak juara Rumah Zakat lainnya. Asrama kecil disela-sela gang sempit di Sukomanunggal itu berisi 3 anak juara Rumah Zakat jenjang SMA. Sehari-hari mereka dipenuhi dengan aktifitas bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan agama mereka. Di asrama itu juga ada program menghafal Qur’an, hingga sekarang hafalan Orthio sudah sampai juz 29. Bacaan Qur’an Orthio sangat bagus, pernah muroja’ah surat Al Mulk dalam acara penutupan Kemah Juara Jawa Timur 2012 kemarin.

“Target saya lulus kelas III ini selesai hafal 3 juz, setelah lulus sekolah saya ingin melanjutkan ke Teknik Kimia ITB insyaAllah. Saya bercita-cita menjadi tenaga pengajar ahli sekaligus hafidz, saya berharap nantinya saya bisa menumbuhkan lingkungan islami dalam keluarga saya, memberikan fasilitas yang memadai untuk orangtua saya dan membiayai ibadah haji orangtua saya,” papar Orthio sambil tersenyum.

Alhamdulillah sekarang dia sudah lulus SMA, awalnya  dia ingin melanjutkan kuliah di teknik Kimia ITB dengan tujuan mengharumkan nama Islam dengan ilmu dan prestasinya kelak. Namun pada akhirnya dia memutuskan untuk kuliah di salah satu kampus swasta yang perdana di buka tahun ini di Surabaya, yakni STKIP Al Hikmah jurusan Matematika. Bagi Orthio, keputusannya bukanlah sebagai bentuk pesimis dari kondisi ekonomi keluarga, namun justru keputusannya kuliah di STKIP Al Hikmah adalah wujud optimisnya bahwa kelak insyaAllah pasti dia bisa menjadi sukses dan bisa berhasil mewujudkan cita-cita mulianya berawal dari kampus swasta ini. Di kampus ini Orthio mendapat beasiswa penuh selama 5 tahun.

Berikut pesan tertulis Orthio pada saya,

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – — – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Assalamualaikum

Mbak, mohon maaf atas segala salah yang pernah terucap, terlaku atau terpikir. Terima kasih atas segala ilmu dan pengalaman yang diberikan selama saya jadi Anak Juara. Hanya Allah yang bisa membalas segala kebaikan Mbak Mumun dan rekan-rekan Rumah Zakat. Saya hanya bisa melanjutkan amal shalih itu dengan prestasi karena Allah. Alhamdulillah saya sudah diterima di STKIP Al-Hikmah S1 Pendidikan Matematika, alhamdulillah juga dengan beasiswa penuh selama lima tahun InsyaAllah dan dilanjutkan dua tahun masa pengabdian. Mohon doa, bimbingan ilmu dan motivasi dari Mbak Mumun karena hanya ini yang bisa saya lakukan untuk membanggakan Allah, Islam, orang tua dan para donatur. Meskipun masih kecil semoga mampu membuat Mbak dan rekan-rekan tersenyum bangga. Amiin.  Semoga silaturahim ini selalu terjaga dan terhubung lewat doa.  Amiin.  Mohon maaf dan terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – — – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Subhanallah, semoga Allah memudahkan segala ikhtiar Orthio dalam mewujudkan cita-citanya.