Ibu yang Ku Rindu

Ibu engkau adalah makhluk mulia

Engkau telah mengandungku selama 9 bulan

Tidak pernah ada kata “berat” dari bibirmu

Engkau membawaku ke mana saja engkau pergi

Dalam kegelapan malam engkau selalu berdoa

Untukku yang ada di kandunganmu

Engkau tidak bisa tidur nyenyak karena adanya aku di kandunganmu

Jika miring kenan engaku merasakan tidak nyaman

Miring ke kiri begitu juga

Apalagi menghadap ke atas

Tetapi engkau sabar menghadapi semua itu

Tidak pernah ada kata susah dalam dirimu

Ketika saatnya melahirkanku engkau tidak bisa tidur

Mulai dari pagi, siang, malam dan tengah malam

Engkau mengatur nafasmu untuk diriku yang hina ini

Engkau berusaha menjaga aku supaya selamat sampai lahir

Engkau tidak pernah memperdulikan dirimu sendiri

Engkau selalu memperdulikan anakmu yang nakal ini

Setelah aku lahir

Engkau meneteskan air mata

Engkau merasa bahagia karena perjuanganmu

Engkau menangis karena bahagia, bukan karena sedih

Engkau peluk aku erat-erat karena sayangmu kepadaku

Engkau merawatku mulai dari lahir sampai dewasa

Engkau menyuapi aku ketika aku kelaparan

Engkau memberikan minum untukku ketika aku kehausan

Engkau tidak pernah ada niatan untuk meminta balasan dari anakmu

Engkau ikhlas melakukan semua itu, untuk anakmu ini

Engkau selalu berbohong kepada anakmu ini

Ketika di tanya “ apakah ibu lapar?”

Engakau jawab “tidak”

Padahal engkau sangat lapar

Ketika engkau di tanya “apakah ibu sudah makan?”

Engkau juga menjawab “sudah”

Padahal engkau menginginkan makanan itu

Tetapi karena engkau menginginkan anakmu bahagia

Kemudian engkau berikan makanan itu kepada anakmu ini

 

 

Di setiap pertengahan malam

Engkau bangun dan selalu berdoa untuk anakmu ini

Engkau meneteskan air mata supaya doamu dikabulkan allah

Engkau tidak pernah tidur di pertengahan malam hingga pagi hari

Engkau taqorrub kepada Allah untuk anakmu ini

Engkau selalu munajat kepada allah di keheningan malam

 

Ketika anakmu dan orang lain tidur

Engaku tidak henti-hentinya memohon kepada Allah

Sampai nabi yang agungpun bersabda

“ridhanya allah tergantung kepada ridhamu

Dan bencinya allah tergantung kepada bencimu”

“surga ada di bawah telapak kakimu”

Itu semua hadits tentang memuliakan dirimu

 

Wahai ibu yang aku kagumi dan banggakan

Aku sebagai anakmu tidak bisa membalas kebaikanmu

Aku hanya memohon kepada Allah

Semoga engakau  selalu di beri kesehatan oleh Allah

Semoga engkau selalu di beri kesabaran

Dan semoga aku selalu bisa berbakti kepadamu

Amin

 

 

 

Puisi Karya:

Guru SD Juara Yogyakarta