HUMAYROH, ANAK YATIM YANG BERCITA-CITA MENJADI DOKTER

Siti humayroh adalah anak ke dua dari dua bersaudara (bungsu) Siti humayroh biasa dipanggil Meroh oleh teman teman dan keluarganya .

Meroh di tinggal ayahnya pada saat iya berusia 6 tahun dan duduk di kelas  2 SD “Saya masuk SD lebih awal teh karna saya iri lihat teman teman saya,  dan alhamdulilah saya bisa lanjut naik kelas karna pada saat itu saya mendapatkan peringkat,” ucapnya pada saat menjelaskan dirinya.

Ayah Meroh meninggal karena sakit jantung dan sempat dirawat ke RSUD Kota Cilegon selama beberapa bulan.  Cukup lama ayah Meroh di rawat di rumahsakit hingga akhirnya berpulang ke pangkuan sang pencipta,

“Pada saat ayah meninggal saya sedang menuju Madrasah (sekolah agama)  bersama teteh saya,  tiba tiba ada saudara datang memanggil manggil kami untuk tidak berangkat sekolah, kami binggung ada apakah gerangan?  tidak lama kemudian datanglah ambulan yang di dalamnya ada ibu saya yang sedang menangis dan ayah saya yang sudah terbujur kaku,” cerita Meroh dengan mata yang berkaca-kaca hendak menangis.

Meroh dan keluarga pun merasakan duka  pada saat kepergian ayahnya,  dan iya hanya bisa mendoakan ayahnya semoga diterima di sisi Allah SWT.

Ketika ditanya tentang cita-cita Meroh, ia menjawab ingin menjadi dokter. “Saya ingin menjadi dokter agar bisa mengobati orang sakit”, katanya dengan mantap. Masya Allah  cita-cita yang mulya.

Kemarin Meroh di ajak jalan jalan bersama Rumah Zakat ia merasa sangat senang karena bisa berjalan jalan dan membawakan oleh-oleh yang bermanfaat kepada ibunya,  dia pun bahagia karena mendapatkan kawan- kawan baru. (25/03).

“Terima kasih donatur yang sudah mengajak saya jalan-jalan, bermain di Waterpark, makan-makan dan berbelanja untuk oleh-oleh ibu dirumah,” pangkasnya.

 

 

 

**(Zaenudin/Cilegon)